Wisata Seni- Budaya & Adat Lombok- Rumah Tradisional Sasak- Pusat Gerabah-Kain Tenun- Dll

Wisata Seni Budaya

Gerabah Banyu Mulek

Di Desa Banyumulek Lombok, membuat gerabah merupakan sebuah kemampuan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Keahlian tersebut akhirnya mampu mengangkat perekonomian desa, bahkan menarik pengunjung untuk menyaksikan dan berbelanja gerabah di desa ini. Di sepanjang jalan desa, Anda akan menemui banyak galeri dan toko di kedua sisi jalan. Pastikan Anda tidak kebingungan akan mengunjungi galeri yang mana, karena banyaknya galeri yang berdiri di desa ini. di galeri-hgaleri tersebut anda dapat  menemukan bermacam gerabah dengan banyak varian mulai dari ukuran, bentuk, warna, motif hiasan, keunikan, sampai fungsi yang bervariatif. Gerabah-gerabah tersebut tentu saja merupakan hasil karya pengerajin gerabah Desa Banyumulek ini. Beberapa diantaranya berupa vas bunga pasir, gentong telur, berbagai bentuk celengan, cas gepeng, adik-kakak ukir asam, kap lampu, hiasan dinding, dan lain sebagainya.

****************

Desa Sade

Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di telinga wisatawan yang datang ke Lombok. Ya, Dinas Pariwisata setempat memang menjadikan Sade sebagai desa wisata. Ini karena keunikan Desa Sade dan suku Sasak yang jadi penghuninya.

Sebagai desa wisata, Sade punya keunikan tersendiri. Meski terletak persis di samping jalan raya aspal nan mulus, penduduk Desa Sade di Rembitan, Lombok Tengah masih berpegang teguh menjaga keaslian desa. Bisa dibilang, Sade adalah cerminan suku asli Sasak Lombok. Yah, walaupun listrik dan program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dari pemerintah sudah masuk ke sana, Desa Sade masih menyuguhkan suasana perkampungan asli pribumi Lombok.

****************

Desa Tenun Sukarara

Sukarara adalah sebuah desa yang terkenal dengan kerajinan tenun tradisional atau songket. Desa Sukarara adalah sebuah desa kecil tetapi memiliki pemandangan yang begitu sangat indah yang terletak di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Jika anda berada di Kota Mataram dan hendak menuju ke desa tersebut, jarak yang mungkin harus anda tempuh sekitar 25 kilometer atau sekitar 30 menit waktu yang harus anda tempuh.

Namun, jika anda dari Kota Praya, jarak yang anda tempuh menuju Desa Sukarara justru dekat, yaitu 5 kilometer atau anda hanya menempuh waktu sekitar 10 hingga 15 menit dengan menggunakkan kendaraan pribadi atau taksi. Sebagian besar perempuan yang tinggal di desa ini bekerja sebagai penenun, bahkan sejak dari anak – anak, para orang tua sudah mengajarkan atau mewariskan kerajinan tenunnya kepada anak perempuannya sehingga kerajinan tenun masih tetap ada hingga sekarang.

****************

Desa Kerajinan Loyok

Loyok merupakan salah satu desa sentra industri kerajinan di Lombok Timur, terdapat beberapa jenis sentra Industri kerajinan di Desa Loyok seperti kerajinan bambu, rotan, kerajinan kayu dan beberapa kerajinan yang unik buah karya dari para pengrajin desa Loyok. Di Desa Loyok terdapat banyak arts shop yang menjual hasil kerajinan dari para pengrajin, dimana pengunjung dapat membelinya dengan harga terjangkau.

Pembuatan anyaman bambu terletak di desa Loyok. Desa Loyok terletak di kecamatan Sikur, sekitar 14 km dari kota Selong. Sebagian besar warga desa loyok berprofesi sebagai perajin anyaman bambu, dan dari tangan-tangan trampil mereka dihasilkan berbagai macam produk anyaman bambu seperti tas, hiasan dinding, tatakan gelas, piring, asbak, hiasan lampu dan lain sebagainya. Selain dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari, produk anyaman bambu desa Loyok juga dapat dijadikan sebagai cinderamata bahkan karena nilai seni dan keunikannya kita dapat menjumpai produk anyaman bambu desa Loyok menghiasi kamar-kamar hotel berbintang dan juga telah menembus pasar ekspor.

****************